Penuh Makna! Dewi Persik Positif Covid-19: untuk Menggugurkan Dosa-Dosaku
MEDIA BLITAR – Lama tidak muncul di tayangan televisi, pedangdut Dewi Persik memberikan pernyataan bahwa dirinya baru saja terkonfirmasi positif Covid-19.
Menanggapi hal itu, mantan istri Saiful Jamil itu mengatakan bahwa musibah ini akan menjadi renungan dan teguran bagi dirinya dan keluarga.
“Nah ini jadi renungan buat kita semua dan teguran buatku juga untuk menggugurkan dosa-dosaku, dan bahwa Covid-19 itu nyata,” kata Dewi.
Pelantun lagu “Indah Pada Waktunya” itu, sebelumnya juga seakan menjawab banyaknya pertanyaan dari warga net terhadap kondisi dirinya.
“Banyak yang bertanya, ke mana satu bulan ini, kok gak pernah kelihatan di televisi dan nggak ada kegiatan di YouTube juga? Aku sakit, kena covid-19,” ujar Dewi.
Pada unggahan foto dirinya di Instagram, wajah dan leher Dewi juga terdapat bercak merah yang disinyalir menjadi tanda seseorang terinfeksi virus tersebut.
Gejala itu kata Dewi, biasanya dialami oleh mereka yang terinfeksi covid-19 hingga 20 persen.
Sebagai edukasi, wanita yang akrab disapa Depe itu juga menjelaskan, gejala yang ia alami selama terinfeksi itu tergolong ringan. Ia menyebut, kategori orang tanpa gejala (OTG) lebih berbahaya.
“Karena dia (OTG) tetap merasa bahwa dia sehat. Bahkan, tanpa disadari, mereka dapat menularkan kepada orang tua yang sudah memiliki penyakit bawaan,” lanjutnya.
Hingga kini, Dewi bersyukur dirinya masih diberikan kesempatan untuk menjalani pemulihan energi untuk kesembuhannya.
“Alhamdulillah, Allah masih kasih kesempatan aku untuk sehat. Aku sembuh sekarang. Cek dua kali hasilnya negatif atau non reaktif,” jelasnya.
“Aku juga mau mengucapkan terima kasih, kepada kepolisian/TNI, dokter, suster, yang sama seperti kita. Mereka punya anak dan keluarga,” pungkas Dewi.
Di sisi lain, aktivitasnya yang tergolong padat hingga energinya terkuras, disinyalir menjadi penyebab dirinya terkena virus tersebut.
Terakhir, ia berpesan tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan menjadi kunci utama bagi seseorang agar bisa keluar dari lingkaran pandemi.
“Patuhi protokol kesehatan ya, untuk aku, kamu, dan kita,” tutupnya.**
